18 - 24 Februari 2019 - Tempo

Tak semestinya Tentara Nasional Indonesia membiarkan markas mereka menjadi tempat pembuangan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Namun baru-baru ini delapan markas tentara di Jawa Timur menjadi tempat penimbunan limbah bahan berbahaya dan beracun banyak perusahaan di sekitarnya. Limbah beracun tersebut mencederai penduduk sekitar serta mematikan tanaman di persawahan. Penimbunan limbah beracun itu diduga melibatkan calo limbah, perusahaan pengangkut, juga pejabat Dinas Lingkungan Hidup setempat. Bagaimana penimbunan limbah yang membahayakan manusia dan lingkungan itu berlangsung? Selain laporan utama tentang "Limbah Berbahaya di Markas Tentara", Majalah TEMPO Indonesia edisi minggu ini juga menghadirkan beberapa artikel peristiwa terkini, diantaranya tentang teror pembakaran kendaraan di Jawa Tengah yang mana teror selama dua bulan terakhir. Pelaku serangkaian pembakaran itu ditengarai komplotan terlatih. Teror pembakaran kendaraan ini dicurigai sengaja dilakukan untuk memanaskan suhu politik menjelang pemilihan presiden 2019.
-   See in MajalahIndonesia™ (Android)